Pemeriksaan Entri Covid: Pembatasan Perjalanan Singapura

Dasbor Singapura ini memberi Anda informasi tentang pembatasan perjalanan, karantina saat masuk, kasus Covid-19, persyaratan masuk, dan pembaruan jalur hijau.

Gambaran
  • Terbuka Sebagian
  • Hingga 7/14 Hari
Terakhir diulas pada 11 Feb 2021, 03:40AM UTC

Statistik Covid-19
KASUS BARU
145
-37.77% (7 hari terakhir)
KASUS AKTIF
192
-24.11% (7 hari terakhir)

Bisakah kamu masuk

Entri dibatasi untuk Warga dan Humas, Penduduk Lain (pemegang izin), Pemegang Tiket Jangka Panjang (dengan surat persetujuan yang sah untuk masuk). Wisatawan (kecuali warga negara / PR) yang pernah ke India dalam 14 hari terakhir sebelum masuk ke Singapura harus memiliki surat keterangan medis dalam bahasa Inggris dengan hasil tes PCR negatif COVID-19, diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan dari India. Singapura menetapkan bahwa penumpang dengan surat persetujuan Air Travel Pass yang telah tinggal di New South Wales Australia dalam 14 hari terakhir diizinkan masuk.

Apa yang bisa diharapkan di Singapura?

📝 Sebelum perjalanan Anda

Anda harus mendapatkan izin kedatangan lebih awal untuk naik ke pesawat Anda. Anda diminta untuk mengisi formulir pra-kedatangan. Untuk informasi lebih lanjut: https://eservices.ica.gov.sg/sgarrivalcard/, https://www.moh.gov.sg/covid-19, https://www.ica.gov.sg/covid-19 Anda akan membutuhkan Sertifikat Medis formal yang menunjukkan tes PCR negatif dari lembaga yang diterima. Sertifikat Anda harus dalam waktu 3 hari setelah kedatangan Anda. Untuk informasi lebih lanjut: https://safetravel.ica.gov.sg/pre-departure-test https://safetravel.ica.gov.sg/pdt-digital-certification

🛬 Saat Kedatangan

Saat Kedatangan, Anda akan diminta untuk menyelesaikan tes Covid, dengan biaya ditanggung oleh pelancong.

😷 Detail karantina

Kedatangan umum akan diminta untuk karantina hingga 7/14 hari; Karantina dilayani di rumah atau di fasilitas khusus (biaya ditanggung oleh pelancong) (pengaturan khusus mungkin berlaku karena GreenLanes). Untuk informasi lebih lanjut: https://docs.google.com/document/d/1Rp7iC1MuLlHABuE-RHwbnXVGXPKNcMel_eMcJWcxmFU/edit, https://www.ica.gov.sg/covid-19/arrivalsg

🛂 Pembatasan perjalanan

Ada rute yang memiliki Jalur Hijau dengan lebih sedikit batasan, lihat di bawah. Tidak ada rute yang memiliki batasan lebih besar saat ini.

✅ Perjanjian Greenlane
Malaysia [DITANGGUHKAN SEMENTARA]
Jepang
Jalur Hijau Timbal Balik Singapura-Jepang (RGL) berlaku untuk semua penduduk di Singapura dan Jepang yang masuk / keluar melalui Tokyo (Bandara Internasional Narita atau Bandara Internasional Haneda) atau Osaka (Bandara Internasional Kansai). SafeTravel Pass adalah dokumen wajib bagi pelancong yang ingin melakukan perjalanan bisnis dan resmi dari Jepang ke Singapura di bawah RGL Singapura-Jepang. Sertifikat valid dari hasil negatif untuk tes PCR COVID-19 diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan. Wisatawan juga sangat dianjurkan untuk mendaftar dan membayar di muka untuk tes PCR COVID-19 pasca kedatangan mereka sebelumnya, dan diharuskan untuk memberikan pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas khusus mulai 23 November 2020.
Selandia Baru
Wisatawan dari Selandia Baru yang merupakan pengunjung jangka pendek dapat mengajukan Air Travel Pass untuk masuk ke Singapura. Tes PCR COVID-19 pada saat kedatangan. Pengunjung juga sangat dianjurkan untuk mendaftar dan membayar di muka untuk tes PCR COVID-19 pasca kedatangan mereka sebelumnya, serta memesan akomodasi di Singapura untuk menjalani masa isolasi selama 1-2 hari sambil menunggu COVID pasca kedatangan. -19 Hasil tes PCR. Wisatawan harus memiliki perangkat seluler dengan aplikasi TraceTogether sudah diunduh dan didaftarkan.
Cina
Wisatawan dari Tiongkok yang merupakan pengunjung jangka pendek dapat mengajukan Air Travel Pass untuk masuk ke Singapura. Tes PCR COVID-19 pada saat kedatangan. Pengunjung juga sangat disarankan untuk mendaftar dan membayar di muka untuk tes PCR COVID-19 pasca kedatangan mereka sebelumnya. Wisatawan harus memiliki perangkat seluler dengan aplikasi TraceTogether sudah diunduh dan terdaftar. Wisatawan akan diizinkan untuk melakukan aktivitas mereka di Singapura, tanpa perlu memberikan pemberitahuan tinggal di rumah, jika hasil tes mereka negatif. Singapura dan Cina telah menyepakati jalur hijau timbal balik (RGL) untuk bisnis penting dan perjalanan resmi. Wisatawan harus menjalani tes PCR dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan dan setelah kedatangan. Wisatawan juga sangat dianjurkan untuk mendaftar dan membayar di muka untuk tes PCR COVID-19 pasca kedatangan mereka sebelumnya, serta memesan akomodasi di Singapura untuk menjalani masa isolasi selama 1-2 hari sambil menunggu COVID pasca kedatangan. -19 Hasil tes PCR. Diperlukan tiket pesawat pulang pergi.
Indonesia [TEMPORARILY DITUNDA]
GreenLanes lainnya tersedia dari
Australia, Brunei Darussalam, Jerman, Korea, Macao, Filipina, Taiwan, dan Vietnam